Agama Hindu
Pada mulanya melalui Dewa Brahma sebagai manifestasi Ida Sang
Hyang Widhi menurunkan Sabda kepada tujuh orang Rsi, yang oleh tujuh Rsi
tersebut Sabda tersebut disebut Wahyu. Selanjutnya Wahyu yang terkumpul
tersebut, atas inisiatif Rsi Vyasa dibantu oleh empat orang muridnya
dibukukan menjadi Weda / Catur Weda. Catur Weda diterjemahkan oleh para Rsi
menjadi Lontar, atau gubahan lain yang tujuannya agar lebih mudah sampai pada
umat yang latar belakang kemampuannya berbeda.
Weda diturunkan di India tepatnya di lembah sungai suci Sindhu,
kemudian sampai pada kita di Indonesia melalui beberapa proses atau fase-fase.
Zaman ini dimulai dan datangnya Bangsa Arya, + 2500 SM ke India,
dengan menempati lembah Sungai Sindhu yang dikenal dengan nama Punjab (daerah
lima aliran sungai). Bangsa Arya tergolong ras Indo Eropa yang terkenal sebagai
Bangsa yang gemar mengembara tetapi cerdas, tangguh dan trampil. Selanjutnya
pada zaman ini merupakan zaman mulainya penulisan Wahyu suci yang pertama yaitu
Reg Veda. Kehidupan beragama pada zaman ini didasarkan atas ajaran-ajaran yang
tercantum pada Veda Samhita, yang lebih banyak menekankan pada pembacaan
perafalan ayat-ayat Veda secara oral, yaitu dengan menyanyikan dan mendengarkan
secara berkelompok.
Veda adalah kitab suci Agama Hindu yang dturunkan oleh ida Sang
Hyang Widhi Wasa kepada umat Hindu melalui para Rsi (Sapta Rsi) yaitu Rsi
Grtsamada, Rsi Viswamitra, Rsi Atri, Rsi Bharadvaja, Rsi Vasistha, Rsi Kanva
dan Rsi Vamadeva. Selanjutnya setelah wahyu tersebut diterima, maka atas jasa
Maharsi Vyasa dan empat orang muridnya membukukan wahyu tersebut menjadi empat
bagian yang sampai sekarang dikenal dengan nama Catur Veda, terdiri dari:
a) Maharsi Pulaha membukukan Reg
Veda
b) Maharsi Jaimini membukukan Sama Veda -
c) Maharsi Vaisampayana membukukan Yajur Veda
d) Maharsi Sumantu membukukan Atharva Veda
Nama Kitab Suci : Weda
Nama Pembawa : –
Permulaan : Sekitar 3000 tahun yang lalu
Tempat Ibadah : Pura
Hari Besar Keagamaan : Hari Nyepi, Hari Saraswati, Hari Pagerwesi
Jumlah Penganut : 4.012.116 jiwa (1,69%)
Agama Islam
Islam
merupakan salah satu agama
besar di dunia saat ini. Agama ini lahir dan berkembang di Tanah Arab.
Pendirinya ialah Nabi Muhammad.
Agama ini lahir salah satunya sebagai reaksi atas rendahnya moral manusia pada
saat itu. Manusia pada saat itu hidup dalam keadaan moral yang rendah dan
kebodohan (jahiliah). Mereka sudah tidak lagi mengindahkan ajaran-ajaran
nabi-nabi sebelumnya. Hal itu menyebabkan manusia berada pada titik terendah.
Penyembahan berhala, pembunuhan, perzinahan, dan tindakan rendah lainnya
merajalela.
Islam
mulai disiarkan sekitar tahun 612 di Mekkah. Karena penyebaran agama baru ini
mendapat tantangan dari lingkungannya, Muhammad kemudian pindah (hijrah) ke
Madinah pada tahun 622. Dari sinilah Islam berkembang ke seluruh dunia.
Muhammad
mendirikan wilayah kekuasaannya di Madinah. Pemerintahannya didasarkan pada
pemerintahan Islam. Nabi Muhammad kemudian berusaha menyebarluaskan Islam
dengan memperluas wilayahnya.
Setelah Nabi Muhammad wafat pada tahun 632, proses menyebarluaskan Islam
dilanjutkan oleh para kalifah yang ditunjuk Nabi Muhammad.
Sampai
tahun 750, wilayah Islam telah meliputi Jazirah Arab, Palestina, Afrika Utara,
Irak, Suriah, Persia, Mesir, Sisilia, Spanyol, Asia Kecil, Rusia, Afganistan,
dan daerah-daerah
di Asia Tengah. Pada masa ini yang memerintah ialah Bani Umayyah dengan ibu
kota Damaskus.
Pada tahun 750, Bani Umayyah dikalahkan oleh Bani Abbasiyah yang kemudian
memerintah sampai tahun 1258 dengan ibu kota di Baghdad. Pada masa ini, tidak
banyak dilakukan perluasan wilayah kekuasaan. Konsentrasi lebih pada
pengembangan ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan peradaban Islam.
Nama Kitab Suci : Al-Qur’an
Nama Pembawa : Nabi Muhammad SAW
Permulaan : Sekitar 1400 tahun yang lalu
Tempat Ibadah : Masjid
Hari Besar Keagamaan : Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, Tahun Baru
Hijrah, Isra’ Mi’raj
Jumlah Penganut : 207.176.162 jiwa (87,18%)
Agama Kristen Protestan
Kristen
Protestan berkembang di Indonesia selama masa kolonial Belanda
(VOC), pada sekitar abad ke-16. Kebijakan VOC yang mereformasi Katolik dengan
sukses berhasil meningkatkan jumlah penganut paham Protestan di Indonesia.
Agama ini berkembang dengan sangat pesat pada abad ke-20, yang ditandai oleh
kedatangan para misionaris dari Eropa ke beberapa wilayah di Indonesia, seperti
di wilayah barat Papua dan lebih sedikit di kepulauan Sunda. Pada 1965, ketika terjadi perebutan
kekuasaan, orang-orang tidak beragama dianggap sebagai orang-orang yang tidak
ber-Tuhan, dan karenanya tidak mendapatkan hak-haknya yang penuh sebagai
warganegara. Sebagai hasilnya, gereja
Protestan mengalami suatu pertumbuhan anggota.
Nama Kitab Suci : Alkitab
Nama Pembawa : Yesus Kristus
Permulaan : Sekitar 2000 tahun yang lalu
Tempat Ibadah : Gereja
Hari Besar Keagamaan : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa
Almasih
Jumlah Penganut : 16.528.513 jiwa (6,96%)
Agama
Kristen Katolik
abad
ke-14 dan ke-15 entah sebagai kelanjutan umat di Barus atau bukan ternyata ada
kesaksian bahwa abad ke-14 dan ke-15 telah ada umat Katolik di Sumatera
Selatan.Kristen Katolik tiba di Indonesia saat kedatangan bangsa Portugis, yang
kemudian diikuti bangsa Spanyol yang berdagang rempah-rempah. Banyak orang
Portugis yang memiliki tujuan untuk menyebarkan agama Katolik Roma di
Indonesia, dimulai dari kepulauan Maluku pada tahun 1534. Antara tahun 1546 dan 1547, pelopor misionaris Kristen, Fransiskus Xaverius, mengunjungi pulau itu dan membaptiskan
beberapa ribu penduduk setempat. Pada abad ke-16, Portugis dan Spanyol mulai
memperluas pengaruhnya di Manado dan kawasan Minahasa, serta mencapai Flores
dan Timor. Portugis dan Spanyol berperan menyebarkan agama Kristen Katolik,
Nama Kitab Suci : Alkitab
Nama Pembawa : Yesus Kristus
Permulaan : Sekitar 2000 tahun yang lalu
Tempat Ibadah : Gereja
Hari Besar Keagamaan : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa
Almasih
Jumlah Penganut : 6.907,873 jiwa (2,91%)
Agama Buddha
Mulai dari abad
ke-6 SM sampai sekarang dari lahirnya sang Buddha Siddharta Gautama. Dengan
ini, ini adalah salah satu agama tertua yang masih dianut di dunia. Selama masa
ini, agama ini sementara berkembang, unsur kebudayaan India, ditambah dengan
unsur-unsur kebudayaan Helenistik (Yunani), Asia Tengah, Asia Timur dan Asia
Tenggara. Dalam proses perkembangannya ini, agama ini praktis telah menyentuh hampir
seluruh benua Asia. Sejarah agama Buddha juga ditandai dengan perkembangan
banyak aliran dan mazhab, serta perpecahan-perpecahan. Yang utama di antaranya
adalah aliran tradisi Theravada , Mahayana, dan Vajrayana (Bajrayana), yang
sejarahnya ditandai dengan masa pasang dan surut.
Di bawah sebuah
pohon bodhi, ia berkaul tidak akan pernah meninggalkan posisinya sampai ia
menemukan Kebenaran. Pada usia 35 tahun, ia mencapai Pencerahan. Pada saat itu
ia dikenal sebagai Gautama Buddha, atau hanya "Buddha" saja, sebuah
kata Sansekerta yang berarti "ia yang sadar" (dari kata budhta).
Untuk 45 tahun selanjutnya, ia menelusuri dataran Gangga di tengah India
(daerah mengalirnya sungai Gangga dan anak-anak sungainya), sembari menyebarkan
ajarannya kepada sejumlah orang yang berbeda-beda.
Keengganan Buddha untuk mengangkat seorang penerus atau meresmikan ajarannya
mengakibatkan munculnya banyak aliran dalam waktu 400 tahun selanjutnya:
pertama-tama aliran-aliran mazhab Buddha Nikaya, yang sekarang hanya masih
tersisa Theravada, dan kemudian terbentuknya mazhab Mahayana, sebuah gerakan
pan-Buddha yang didasarkan pada penerimaan kitab-kitab baru.
Budhisme adalah
demokrasi dan kebebasan. Lima larangan yang diajarkan agama Budha:
1. Tidak membunuh dan tidak mengancam nyawa orang lain.
2. Tidak mencuri dan tidak mengancam harta benda orang lain.
3. Tidak berzina dan tidak mengancam kesucan orang lain.
4. Tidak berohong dan tidak mengancam reputasi orang lain.
5. Tidak meminum arak dan tidak mengancam rasional sendiri dan keselamatan
orang lain.
Nama Kitab Suci : Tri Pitaka
Nama Pembawa : Siddharta Gautama
Permulaan : Sekitar 2500 tahun yang lalu
Tempat Ibadah : Vihara
Hari Besar Keagamaan : Hari Waisak, Hari Asadha, Hari Kathina
Jumlah Penganut : 1.703.254 jiwa (0,72%)
Agama Kong Hu Chu
Sejarah perjalanan dan perkembangan agama Khonghucu (Kong
jiao) sangatlah panjang. Agama Khonghucu adalah agama yang ada dengan mengambil
nama Sang Nabi Khongcu (Kongzi/Kong Fuzi) yang lahir pada
tanggal 27 bulan 8 tahun 551 SM di negeri Lu (kini jasirah Shandong). Awalnya agama ini bernama Ru jiao (儒 教). Huruf Ru (儒) berasal dari kata (亻-人) ‘ren’ (orang) dan (需) ‘xu’ (perlu)
sehingga berarti ‘yang diperlukan orang’, sedangkan ‘Ru’ sendiri bermakna (柔) ‘Rou’ lembut budi-pekerti, penuh susila, (优) ‘Yu’ – Yang
utama, mengutama perbuatan baik, lebih baik,..和 He – Harmonis,
Selaras,.. 濡 Ru – Menyiram dengan kebajikan,
bersuci diri,.. ‘Jiao 教 berasal dari kata ‘xiao’孝 (berbakti) dan 文 ‘wen’ (sastra, ajaran). Jadi ‘jiao’
berarti ajaran/sastra untuk berbakti; =agama. Maka Ru jiao adalah ajaran/agama
untuk berbakti bagi kaum lembut budi pekerti yang mengutamakan perbuatan baik,
selaras dan berkebajikan. Ru jiao ada jauh sebelum Sang Nabi Kongzi lahir.
(2952 – 2836 SM), Dimulailah dengan sejarah Nabi-Nabi suci Fuxi Shen-nong (2838 – 2698 SM),
Huang-di (2698 – 2596 SM), Yao (2357 – 2255 SM), Shun (2255 – 2205 SM), Da-yu
(2205 – 2197 SM), Shang-tang (1766 – 1122 SM),Wen, Wu Zhou-gong (1122 – 255
SM), sampai Nabi Agung Kongzi (551 – 479 SM) dan Mengzi (371 – 289 SM). Para
nabi inilah peletak Ru jiao. Sedangkan Nabi Kongzi adalah penerus, pembaharu
dan penyempurna. Maka Ru jiao juga disebut Kong jiao.
Sejarah Agama Konghucu di Indonesia
- 1883 –
Boen Tjhiang Soe (Wen Chang Ci 文昌祠), dan
kemudian menjadi Boen Bio (Wen Miao 文廟)
Jl.Kapasan No. 131 Surabaya. Oleh pihak Belanda disebut “Gredja Boen Bio
atau Geredja Khonghoetjoe (de kerk van Confucius). Dewasa ini sebagai
tempat ibadah umat Agama Khonghucu Indonesia. Dibina oleh MAKIN – Majelis
Agama Khonghucu Indonesia Surabaya.
- 1886 –
diterbitkan kitab Hikayat Khonghucu, disusun oleh Lie Kim Hok.
- 17 Maret
1900 – 20 pemimpin Tionghoa mendirikan lembaga sosial kemasyarakatan
Khonghucu yang disebut Tiong Hoa Hwee Kwan (Zhonghua Huiguan 中華會館) yang bermaksud memurnikan Agama dan menghapuskan sinkretisme.
Nama Kitab Suci : Si Shu Wu Ching
Nama Pembawa : Kong Hu Cu
Permulaan : Sekitar 2500 tahun yang lalu
Tempat Ibadah : Li Tang / Klenteng
Hari Besar Keagamaan : Tahun Baru Imlek, Cap Go Meh
Jumlah Penganut : 117.091 jiwa (0,05%)